PAMEKASAN – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kadur terus berupaya memperkuat pilar ekonomi organisasi. Dalam waktu dekat, MWCNU Kadur berencana membangun “Swalayan NU Kadur” yang berlokasi strategis di dekat Kantor MWCNU Kadur, Jalan Sumber Gayam, Pamekasan. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam menopang kemandirian finansial organisasi ke depan.
Rencana besar tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MWCNU Kadur, K. Baidhowi Absom, dalam acara Halalbihalal yang dihadiri oleh pengurus dan warga Nahdliyin setempat pada Jumat (11/04/2026). Beliau menegaskan bahwa proyek ini tidak dikerjakan sendiri, melainkan melalui sinergi antar-lembaga internal NU. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, MWCNU Kadur telah resmi menjalin kerja sama dengan BMT NU.
Dalam sambutannya, K. Baidhowi Absom yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah ini menekankan pentingnya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Beliau berharap Swalayan NU ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan fisik, tetapi juga pusat perputaran ekonomi warga. “Mohon dukungan dan doanya dari semua pihak agar pembangunan Swalayan NU Kadur ini dapat berjalan dengan lancar dan berkah,” tuturnya.
Dukungan serupa juga mengalir dari jajaran Syuriyah. Rais Syuriyah MWCNU Kadur, KH. Ihyauddin Yasin, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif pembangunan ini. Beliau berharap kehadiran swalayan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian warga NU, khususnya para Nahdliyin di wilayah Kadur, sehingga organisasi tidak hanya kuat secara ideologi tetapi juga mandiri secara ekonomi.
Acara Halalbihalal sekaligus sosialisasi pembangunan ini berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran pengurus lengkap. Selain KH. Ihyauddin Yasin dan K. Baidhowi Absom, turut hadir para Wakil Ketua MWCNU Kadur, pimpinan lembaga, badan otonom (Banom), serta seluruh jajaran Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Kadur yang berkomitmen mendukung penuh program kemandirian ini.
